Prediksi Kiamat yang Gagal

Ramalan yang belakangan ini terdengar adalah datangnya kiamat pada 21 Desember 2012, berdasarkan kalender suku Maya dan prediksi badai Matahari.

Sementara menunggu prediksi tersebut terbukti, telah banyak prediksi lain yang beredar dan gagal. Diwartakan Livescience, Selasa (3/1/2012), berikut adalah rangkuman 10 prediksi kiamat yang gagal :

1. Ayam Betina dari Leeds, 1806
Sejarah telah menghitung banyak contoh orang yang mendeklarasikan hari kembalinya Yesus Kristus sudah dekat. Namun, tidak ada yang keunikkannya menyerupai ayam betina dari Leeds ini. Pada 1806, seekor ayam betina penghuni kota di Inggris tersebut, menelurkan telur yang bertuliskan 'Yesus Kristus akan datang'.

Kabar tentang keajaiban tersebut segera menyebar, dan banyak orang menjadi yakin bahwa kiamat sudah dekat. Kemudian semua kehebohan berhenti saat seorang yang curiga pada telur tersebut, mengawasi ayam betina yang menelurkan telur ramalan itu dan memergoki orang lain yang menetaskan kabar bohong itu.

2. The Millerites, 23 April 1843 

Seorang petani New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari injil dengan seksama, menyimpulkan waktu kiamat yang dipilih Tuhan dapat diketahui melalui intepretasi terhadap kata-kata di kitab suci.

Dia menjelaskannya pada siapapun yang mau mendengar, bahwa kiamat akan datang di antara 21 Maret 1843 dan 21 maret 1844. Dia berkhotbah dan mempublikasikan cukup berita untuk menyebabkannya dapat memimpin ribuan pengikut, yang kemudian memutuskan hari kiamat terjadi pada 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan barang-barang milikinya, meskipun pada 23 April yang diramalkan, Yesus tidak datang dan kelompok mereka dibubarkan.

3. Kiamat versi Mormon, 1891 atau sebelumnya

 Joseph smith, pendiri gereja Mormon mengadakan rapat pemimpin gerejanya pada Februari 1835, untuk mengatakan pada mereka bahwa dirinya telah bicara dengan Tuhan. Dalam pembicaraan tersebut, dia mengetahui bahwa 56 tahun yang akan datang, Yesus akan kembali ke Bumi, dan kiamat akan segera dimulai.

4. Komet Halley, 1910 

Pada 1881, seorang astronom menemukan bahwa ekor komet mengandung gas mematikan, yang disebut cyanogen. Penemuan ini hanya sekilas saja menarik, sampai seseorang menyadari bahwa Bumi akan melintasi ekor komet Halley, pada 1910.

Halaman beberapa surat kabar saat itu, termasuk The New York Times",  mencetak spekulasi yang mempertanyakan, apakah orang-orang di Bumi akan bermandikan gas beracun, serta menimbulkan kecemasan yang menjalar di Amerika Serikat dan di luarnya. Kecemasan itu mereda setelah seorang ilmuwan menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

5. Pat Robertson, 1982
Pada May 1980, pengkhotbah yang biasa tampil di televisi sekaligus pendiri Christian Coalition Pat Robertson mengumumkan bahwa dia mengetahui kapan terjadinya kiamat.

Pada seluruh penonton acaranya, dia mengatakan, "Saya jamin, pada akhir 1982 akan terjadi penghakiman pada dunia."

6. Gerbang Langit, 1997
Saat komet Hale-Bopp nampak pada 1997, muncul sebuah desas-desus yang mengatakan sebuah pesawat alien mengikuti komet tersebut. Meskipun kabar tersebut dibantah oleh para astronom, radio paranormal Art Bell mempublikasikannya melalui talk show bernama "Coast to Coast AM."

Klaim ini menginspirasi sekte bernama Heaven's Gate (Gerbang Langit) untuk menyimpulkan bahwa dunia akan segera berakhir. 39 orang anggota sekte tersebut, akhirnya bunuh diri pada 26 Maret 1997.

7. Nostradamus, Agustus 1999
Tulisan-tulisan yang dibuat kabur dan metaforis oleh Michel de Nostrdame, telah menarik minat orang selama lebih dari 400 tahun. Tulisannya telah diintepretasikan dengan sangat fleksibel, dan diterjemahkan dalam berlusin-lusin versi berbeda. Satu kwatrinnya yang paling terkenal mengatakan, "The year 1999, seventh month / From the sky will come great king of terror."

8. Y2K, 1 Januari 2000
Menjelang berakhirnya tahun 1999, banyak orang mulai khawatir bahwa komputer dapat menyebabkan kiamat. Masalah tersebut pertama kali disadari pada 1970, yaitu banyak komputer tidak akan mampu membedakan tahun 2000 dengan 1900. Tak banyak yang meyakini efek hal tersebut, tapi banyak sugesti tentang masalah kehancuran, mulai dari padamnya listrik secara massal sampai bencana nuklir.

9. 5 Mei 2000
Richard Noone, yang pada tahun 1997 menulis buku '5/5/2000 Ice : The Ultimate Disaster', meramalkan bahwa es di Antartika akan setebal tiga mil, pada 5 Mei 2000. Tanggal ini menandakan pergeseran Bumi menuju surga, sehingga membuat Bumi diselimuti oleh es.

10. Musim Gugur 2008
Menurut Ronald Weinland, menteri dari God's Church, hari kiamat telah dekat. Pada tahun 2006 dia menulis sebuah buku '2008 : God's Final Witness', menyatakan bahwa ratusan juta orang akan mati pada akhir 2006. Hanya ada jangka waktu maksimal 2 tahun sebelum dunia jatuh pada saat-saat terburuknya. Sedangkan pada musim gugur  2008, Amerika Serikat tidak lagi menjadi negara adidaya.

Menghitung Mundur Kiamat 2012

Kiamat dapat datang kapan saja, tanpa bisa diperkirakan tanggal pastinya, namun banyak juga orang yang memprediksi kiamat akan datang pada 2012. Prediksi tersebut sebagian besar dikaitkan dengan suku Maya, yang membuat hitungan kalendernya berakhir pada 21 Desember 2012. Sebagian besar yang lain berpendapat ilmiah, yaitu dengan mengaitkannya pada badai matahari raksasa, yang pengaruhnya diperkirakan sampai  ke permukaan Bumi.

Tidak ada yang bisa mendahului kehendak Tuhan, namun bila menelisik lebih jauh tentang Kiamat versi Maya maka badan antariksa AS NASA mempunyai versi Kiamatnya sendiri.

Berikut adalah rangkuman mengenai prediksi kiamat, versi suku Maya dan NASA :

Kiamat Suku Maya

Sebuah prasasti ditemukan di Kuil Maya Tortuguero yang membuat prediksi dari sebuah prasasti yang menyebutkan bahwa pada tanggal 21 Desember tahun 2012 dunia akan kiamat, dengan beberapa teori konspirasi akhir dari dunia yang ditelan sebuah lubang hitam, matahari, atau asteroid. Ini berkaitan dengan berakhirnya penanggalan yang dibuat suku maya, tepat pada tanggal tersebut.

Teori suku Maya ini dibantah oleh seorang ilmuwan yang menyebutkan, terdapat salah persepsi di naskah tersebut, yang ujungnya kiamat bukan terjadi di 2012.

Teori bantahan itu muncul dalam sebuah buku yang berjudul "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World". Dalam buku tersebut disebutkan, akibat salah menafsirkan naskah Suku Maya, seharusnya 2012 bukan waktunya kiamat, tapi mundur 50 sampai 60 tahun setelahnya.

Salah satu tim peneliti profesor Gerardo Aldana dari dari University of California menyebutkan, adanya kesalahan korelasi data dan fakta. Katanya, Konstanta GMT seharusnya menafsirkan kata 'Chak Ek' sebagai 'Meteor', dan bukannya 'Venus'. Konstanta GMT sendiri merupakan teori yang menyebutkan adanya kiamat pada 21 Desember 2012. GMT sendiri diambil dari nama belakang para penafsir tersebut Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

Bantahan lain datang dari seorang  Jerman, Sven Gronemeyer, yang mengatakan bahwa semuanya hanya bisa jadi kesalahan dalam membaca sebuah prasasti. Karena menurutnya, arti peninggalan suku Maya itu bisa jadi bukan kiamat, melainkan justru sebuah era baru, dunia yang baru.

"Dari beberapa kalimat yang sepenuhnya tidak terbaca, arsitektur suku Maya mempunyai referensi ke tahun 2012 menunjukkan transisi ke era baru dalam kalender Maya, dan bukan akhir dari dunia," urainya.

Penafsiran hieroglif oleh Sven Gronemeyer dari La Trobe University di Australia dipresentasikan untuk pertama kalinya di situs arkeologi Palenque di Meksiko selatan.

Komentarnya itu muncul kurang dari seminggu setelah Institut Arkeologi Meksiko mengakui ditemukan referensi kedua untuk tanggal 2012 dalam prasasti Maya. Gronemeyer telah mempelajari lempengan batu yang ditemukan tahun lalu di situs arkeologi Tortuguero di pantai Teluk Meksiko.

Dia mengatakan prasasti itu menggambarkan kembalinya Bolon Yokte yang merupakan gambaran dewa perang, akan turun ke Bumi pada akhir periode 400 tahun ke 13, yang dikenal sebagai baktuns,yang setara 21 Desember 2012. Prasati itu juga menceritakan, Bahlaw Ajaw, salah satu penguasa dewa ingin merencanakan perjalanan untuk turun ke Bumi.

Teks ini diukir sekitar 1.300 tahun yang lalu. Batu prasasti tersebut telah retak, sehingga membuat bagian akhirnya hampir tidak terbaca. Gronemeyer mengatakan prasasti mengacu pada akhir siklus 5.125 tahun sejak awal kalender Hitungan Panjang Maya di 3113 SM.

Hingga kini kalender kiamat Suku Maya masih menjadi perdebatan. Tetapi beberapa orang memang mempercayainya dan banyak pula yang menentangnya. Namun penemuan terakhir oleh Gronemeyer tersebut, telah mengungkapkan suku Maya tidak meramalkan kiamat, tapi munculnya sebuah era baru.

Kiamat NASA

Desas-desus mengenai ramalan suku Maya tentang akhir dunia, membuahkan banyak penelitian mencoba membongkar ramalan salah satu suku di Amerika Latin ini. Kali ini ramalan tersebut dihubungkan dengan fenomena alam 'ledakan matahari', yang dikatakan dapat mengganggu jaringan komunikasi di seluruh penjuru Bumi.

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), membenarkan pada 2012 dapat terjadi ledakan matahari. Namun, menurut Dr Alex Young, Heliophysicist di NASA Goddard Space Flight Center, kita tidak perlu khawatir tentang gejolak matahari selama beberapa miliar tahun ini, termasuk pada tahun 2012.

"Kami memahami matahari cukup baik, dengan semua teknologi, semua ilmu pengetahuan serta semua pesawat ruang angkasa milik kita yang mengawasi selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, agar dapat mengetahui bahwa badai super yang akan menghancurkan Bumi tidak akan pernah terjadi," terangnya.

Baru-baru ini para ilmuwan pun telah memperingatkan mengenai adanya Badai Matahari mulai 28 Desember 2011, selama tiga hari ke depan. Bila langit cerah, partikel badai matahari yang akan menabarak matahari akan menghasilkan Northern Lights atau Aurora yang menakjubkan. Peningkatan aktivitas matahari biasa terjadi, sedangkan siklusnya terjadi setiap 11 tahun sekali.

The National Oceanic and Atmospheric Administration’s Space Weather Prediction Center mengatakan, badai geomagnetis kategori G1 (minor) terjadi 28 dan 29 Desember karena tibanya beberapa kali CME (Coronal Mass Ejection). Sedangkan gangguan sinyal radio kategori R1 (minor) terjadi hingga 31 Desember.

Siklus CME mengandung miliaran ton gas yang meledak dengan radiasi sinar X serta ultra violet. Radiasi ini dipancarkan ke luar angkasa dengan kecepatan sekitar 5 juta mil per jam. CME mempunyai tikngkat panas yang tinggi, yang mencapai sekira 100 juta derajat Celcius.

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), badai Matahari tersebut masih kelas ringan, jadi bisa dikatakan tidak berbahaya bagi manusia.

Peneliti Lapan Thomas Jalalludin mengatakan, tidak ada badai matahari kuat sampai saat ini, hanya yang kecil-kecil saja. Menurut Thomas, sebenarnya badai matahari tidak akan memiliki dampak terhadap manusia, karena Bumi dilindungi oleh lapisan magnet dari partikel-partikel matahari yang berbahaya.

“Namun yang terkena dampaknya adalah sistem teknologi yang ada di antariksa, seperti satelit.  Tingkat kerentanan meningkat dengan banyaknya teknologi yang berbasis satelit, seperti sistem navigasi dan perbankan,” terang Thomas.

Selain sistem teknologi, menurutnya komunikasi radio gelombang pendek dan daerah-daerah di sekitar kutub juga akan kena dampaknya. “Daerah di dekat kutub harus mewaspadai jaringan listrik, karena bisa terjadi kerusakan pada transformatornya,” tandasnya.

Puncak badai matahari diperkirakan akan terjadi pada 2013, meskipun dikatakan juga puncak badai tersebut bisa saja terjadi sebelum atau setelahnya. Menurut Thomas, pada pertengahan pertengahan 2013, frekuensi badai matahari yang terjadi meningkat. Tapi belum tentu kekuatan dari badai tersebut semakin kuat.

Thomas juga menjelaskan bahwa badai matahari itu terdiri dari beberapa kelas, yaitu kuat (ekstrim), medium dan rendah. Sedangkan badai Matahari yang terjadi pada 25 dan 26 Desember lalu, merupakan kelas medium, namun tidak terlalu berdampak ke Bumi.

Tips Selalu Terlihat Sempurna Saat Difoto

Menghadap ke kanan
Sebuah penelitian AS yang dilakukan oleh Wake Forest University menemukan, sisi kiri wajah lebih menarik daripada yang kanan. Sepertinya, sisi kiri menunjukkan emosi yang lebih banyak. Jadi, untuk mendapatkan foto wajah yang sempurna, menolehlah sedikit ke kanan untuk menunjukkan sisi “terbaik” kamu. Ini juga dapat membantu memberikan ilusi wajah lebih ramping bagi mereka yang memiliki wajah bulat.

Pilih riasan dengan hati-hati
Untuk penampilan sempurna yang siap-foto, pastikan kamu menghindari alas bedak yang memantul atau berbahan mineral yang mengandung titanium dioksida (pigmen reflektif) dalam jumlah tinggi. Meskipun alas bedak baik untuk tampilan bercahaya sehari-hari, lampu kilat kamera dapat dengan cepat mengubah kulit berembun kamu menjadi pucat seperti hantu ketika cahaya putih memantul kembali dari kamera.

Setelah kamu memakai alas bedak yang cocok, pulas wajahmu dengan bedak bubuk untuk membantu menghilangkan kemilaunya.

Tonjolkan fitur terbaik kamu
Untuk tampil penuh pesona dalam foto, pastikan kamu menegaskan fitur favoritmu untuk membuatnya terlihat menonjol dalam foto. Coba bermain dengan eyeliner atau bulu mata palsu. Atau, pulas bibirmu dengan lipstik berwarna mencolok. Jangan lupa, tonjolkan bentuk terbaik tubuhmu dengan pakaian yang mendukung bentuk dan warna tubuh.

Jangan melihat ke arah lensa
Tidak ada yang mau matanya terlihat merah atau setengah tertutup karena akan merusak foto, jadi pastikan kamu menghindari hal tersebut dengan memfokuskan mata sedikit ke atas atau bawah lensa. Melihat langsung ke lensa dapat menyebabkan cahaya menyinari retina, yang dapat membuat efek mata merah atau red eye. Melihat sedikit menjauh dari kamera juga akan mengurangi risiko untuk setengah berkedip saat dipotret.

Hindari foto red eye
Mata Anda bisa terlihat merah karena pantulan cahaya dari belakang mata. Kamu yang memiliki pupil besar lebih rentan mendapatkan masalah tersebut. Jika mengalihkan pandangan dari kamera tidak berhasil, cara lain untuk mengurangi efek mata merah adalah pastikan foto di ambil dalam tempat yang cukup terang atau lihatlah cahaya yang terang sesaat sebelum melakukan pemotretan untuk membuat pupilmu mengecil.

Hindari terlihat memiliki dagu berlipat
Tidak ada yang lebih buruk dari melihat fotomu dengan dagu berlipat. Namun sayangnya hal ini sering terjadi pada kita. Untuk menghindari munculnya dagu berlipat dalam foto, pastikan bahwa kamera berada di atas atau sejajar dengan mata. Dan juga cobalah sedikit mendongakkan kepala dan tonjolkan sedikit rahang — kamu mungkin harus melatih ini terlebih dahulu di depan cermin agar tetap terlihat alami!

Hindari cahaya langsung
Mungkin kita tidak bisa selalu dapat mengatur pencahayaan untuk pemotretan dan, kecuali kamu kebetulan menjadi model profesional, kemungkinan besar kamu tidak akan dibantu oleh seseorang untuk memastikan cahaya yang tepat dalam pemotretan. Namun, sangat penting untuk diingat bahwa cahaya langsung dari atas dapat menyebabkan bayangan pada wajah dan menonjolkan bayangan di bawah mata. Pilihlah tempat dengan pencahayaan lembut atau tempat yang teduh jika di luar ruangan.

Berpose seperti seorang profesional
Jika kamu berpose untuk foto badan secara keseluruhan, cobalah gaya klasik selebritas dengan membalikkan tubuhmu tiga perempat dari kamera, dengan satu bahu lebih dekat dengan kamera dan satu kaki di depan kaki yang lain. Ini akan membuat tubuhmu terlihat lebih langsing daripada jika kamu menghadap ke kamera secara langsung. Cobalah menjaga punggung tetap lurus dengan bahu ke belakang dan perut ditahan ke belakang (tapi jangan terlalu membusung karena akan terlihat dibuat-buat).

Kuasai senyum yang sempurna
Banyak dari kita yang fokus pada mulut ketika tersenyum, namun, meminjam istilah dari supermodel Tyra Banks, yang paling penting adalah "smize atau smiling with your eyes (tersenyum dengan mata). Daripada memaksa untuk tersenyum, pikirkan sesuatu yang membuat kamu bahagia untuk mendapatkan senyum yang lebih alami. Kamu juga mungkin ingin menyempurnakan senyummu sendiri agar menonjolkan kelebihanmu. Misalnya, senyum berseri akan terlihat sangat bagus untuk orang dengan gigi rapi, sementara setengah tersenyum yang lebih santai akan membuat mata kecil terlihat lebih besar dan bibir tampak lebih penuh.

Praktikkan posemu
Jika kamu benar-benar ingin menghasilkan foto yang sempurna, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah berlatih terlebih dahulu. Berlatihlah dengan mimik wajah dan sudut tubuh, senyum dan ekspresi wajah yang berbeda untuk menemukan apa yang dapat membuatmu terlihat memesona, baik di depan cermin atau dengan kamera sendiri. Setelah kamu menemukan penampilan paling kamu sukai, kamu siap untuk menggunakan pose andalanmu tersebut di setiap kesempatan foto, pastikan kamu selalu terlihat sempurna.

Perang dan Kerusakan Lingkungan


Pendudukan Amerika Serikat atas Irak secara resmi berakhir Kamis lalu. Presiden AS, Barack Obama menyebut invasi ini berakhir sukses dan akan segera menjadi bagian dari sejarah.

Obama boleh menghibur diri, namun berbagai analisis menyebutkan, Irak adalah salah satu negara di muka bumi yang mengalami kerusakan terparah akibat peperangan dalam 40 tahun terakhir.

Saat AS “meninggalkan” Irak, kerusakan infrastruktur, lingkungan dan kemanusiaan hasil pendudukan AS selama sembilan tahun akan terus dirasakan oleh penduduk Negeri Seribu Satu Malam ini.

Jumlah total korban perang di Irak mencapai ratusan ribu jiwa. Puluhan ribu nyawa rakyat sipil termasuk perempuan dan anak-anak melayang. Banyak keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai.

Rasa kehilangan ini akan terus memicu ingatan pahit akan sebuah perang yang tidak memiliki legitimasi, memicu konflik sektarian yang hingga kini masih terjadi.

Kerusakan lingkungan dari perang yang menghabiskan dana hingga US$1 trilliun (Rp.9000 trilliun) ini menurut para ahli akan bertahan selama berpuluh tahun.

Air di Irak terkontaminasi bahan radioaktif yang berasal dari amunisi tentara AS yang mengandung uranium. Air di Irak juga tercemar minyak yang digunakan oleh kendaraan militer.

Udara di Irak kini penuh sesak oleh polusi karbon dan partikel-partikel mikro berbahaya lain. Konsentrasi gas rumah kaca di Irak juga meningkat akibat perang yang dimulai oleh George W. Bush pada Maret 2003.

Situs Costofwar.org menyebutkan, pada 2008, kebutuhan bahan bakar minyak bagi kendaraan militer AS di Irak mencapai 1,2 juta barrel per bulan. Sehingga konsumsi bahan bakar tentara AS dalam satu tahun pada 2008 setara dengan kebutuhan bahan bakar 1.210.000 juta mobil (1,2 triliun mobil) pada periode yang sama.
Polusi udara dari emisi kendaraan militer ini semakin diperparah dengan terbakarnya (dibakarnya) kilang-kilang minyak baik oleh tentara Irak maupun oleh tentara AS dan sekutunya.

Perang juga menghancurkan hutan dan rawa-rawa, kali ini tidak hanya di Irak namun juga di Afghanistan dan Pakistan. Penggundulan hutan di Afghanistan adalah yang terparah. Sebanyak 38% wilayah hutan di Afghanistan musnah dari tahun 1990 hingga 2007.
Hal ini terjadi akibat praktik penebangan liar yang dilakukan oleh para panglima perang lokal dan pengikutnya yang menikmati dukungan militer AS. Penggundulan hutan juga terjadi karena masyarakat menggunakan kayu sebagai ganti bahan bakar dan bahan bangunan yang semakin langka.

Menurut laporan Costofwar, semua kerusakaan lingkungan ini memicu kekeringan dan mengancam kehidupan alam liar. Perdagangan kulit binatang langka seperti macan tutul salju (snow leopard) bahkan terjadi di dekat markas tentara AS di Afghanistan. Rakyat Afghanistan yang lapar melakukan apa saja untuk terbebas dari kemiskinan, termasuk memburu binatang yang seharusnya dilindungi.

Debu di wilayah konflik juga menimbulkan masalah kesehatan. Lembaga Survey Geologis AS (US Geologic Survey) menemukan peningkatan kandungan logam berat seperti arsenik, timbal, kobalt, barium dan aluminum yang di atas rata-rata di Irak, Kuwait dan Afghanistan.
Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan gangguan kesehatan yang dialami personel militer AS di wilayah-wilayah tersebut sejak tahun 2001. Jumlah personel militer AS yang menderita gangguan syaraf naik sebesar 251%, mereka yang menderita gangguan pernafasan naik sebesar 47% dan gangguan cardio-vascular meningkat sebesar 34% akibat terpapar debu-debu beracun.

Survey yang dilakukan di kota Falujah, Irak, pada awal tahun lalu (2010) melengkapi bukti terjadinya bencana kesehatan ini. Hasil survey menemukan, jumlah penderita kanker di Falujah meningkat tajam antara tahun 2005 hingga 2009. Jauh lebih besar dibandingkan jumlah penderita kanker di negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania.

Tingkat kematian bayi di kota Fallujah juga jauh lebih tinggi – mencapai 80 kematian per 1000 kelahiran hidup – dibanding tingkat kematian bayi di Mesir (20 kematian per seribu kelahiran hidup), Yordania (17) dan Kuwait (10).

Pencemaran bahan radioaktif yaitu uranium yang berasal dari amunisi tentara Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab utama bencana kesehatan di Falujah ini . Uranium yang telah mencemari air dan tanah di Falujah adalah bahan penyebab kanker. Diperlukan waktu hingga 4,5 miliar tahun untuk mengurangi dan mengurai separuh dari tingkat pencemaran uranium ini di alam.

Masalah-masalah lingkungan ini, bersama dengan konflik politik dan perebutan kekuasaan, akan terus menghantui kehidupan masyarakat, tidak hanya di Irak namun juga di negara-negara lain yang menjadi korban peperangan.

Jadi Mr Obama, jika Anda menyebut invasi militer negara Anda di Irak berakhir sukses, think again. Pastikan kali ini Anda memikirkannya dengan lebih hati-hati.

Referensi :
1. Redaksi Hijauku.com